Saya ga habis fikir menemukan sebuah buku tentang amrozi dan imam samudra yang berjudul "Senyum terakhir para mujahid"...
Astaghfirullah.....saya sama sekali ga setuju dengan mereka Demi Allah.
Dulu sewaktu mereka masih hidup dan diwawancara di TV kenapa mereka melakukan itu....... mereka mengutip sebuah ayat Al Quran untuk membenarkan aksi pengeboman tersebut......
Al Baqarah ayat 91 : Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka......
At Taubah ayat 5 : bunuhlah orang musyrik itu di mana sahaja kamu temui mereka, tawanlah mereka, kepunglah mereka dan intiplah mereka di tiap-tiap tempat intipan (yang strategik)
Ini benar-benar menghancurkan Islam dari dalam.
Saya ga ngerti apakah mereka memanipulasi ayat dengan memotongnya atau pengetahuan mereka hanya sepotong-sepotong.........
Padahal ayat Al Baqarah tersebut ada kelanjutannya yang merupakan cerita peperangan ketika orang muslim diusir dari kampung halamannya Mekah oleh orang2 Quraisy.....
dan Ayat pada surat At Taubah juga menceritakan kejadian yang sama ketika umat Islam yang pergi haji diperangi oleh kaum Quraisy.....dan Allah memerintahkan untuk melawan penindasan tersebut......
Ayat-ayat ini juga sering digunakan orang diluar Islam untuk memojokkan Islam.....
Berikut kutipan ayat Al Baqarah lengkapnya :
SURAT AL-BAQARAH (2) Ayat 190
وَقَاتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَكُمْ وَلَا تَعْتَدُوا ۚ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ
Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi)
JANGANLAH KAMU MELAMPAUI BATAS (keterlaluan), karena sesungguhnya Allah tidak
menyukai orang-orang yang melampaui batas.
SURAT AL-BAQARAH (2) Ayat 191
وَاقْتُلُوهُمْ حَيْثُ ثَقِفْتُمُوهُمْ وَأَخْرِجُوهُم مِّنْ حَيْثُ أَخْرَجُوكُمْ وَالْفِتْنَةُ أَشَدُّ مِنَ الْقَتْلِ وَلاَ تُقَاتِلُوهُمْ عِندَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ حَتَّى يُقَاتِلُوكُمْ فِيهِ فَإِن قَاتَلُوكُمْ فَاقْتُلُوهُمْ كَذَلِكَ جَزَاء الْكَافِرِينَ
[Dan bunuhlah mereka di mana saja kalian jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat MEREKA TELAH MENGUSIRMU (mekkah); dan fitnah (hambatan menjalankan agama) itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kalian memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangimu di tempat itu. Maka jika mereka memerangimu (di tempat itu), bunuhlah mereka. Demikianlah balasan bagi orang-orang kafir.]
SURAT AL-BAQARAH (2) Ayat 192
وَاقْتُلُوهُمْ حَيْثُ ثَقِفْتُمُوهُمْ وَأَخْرِجُوهُمْ مِنْ حَيْثُ أَخْرَجُوكُمْ وَالْفِتْنَةُ أَشَدُّ مِنَ الْقَتْلِ وَلَا تُقَاتِلُوهُمْ عِنْدَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ حَتَّى يُقَاتِلُوكُمْ فِيهِ فَإِنْ قَاتَلُوكُمْ فَاقْتُلُوهُمْ كَذَلِكَ جَزَاءُ الْكَافِرِينَ (191) فَإِنِ انْتَهَوْا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ (
Kemudian jika mereka BERHENTI (dari memusuhi kamu), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(QS. 2:192)
SURAT AL-BAQARAH (2) Ayat 193
وَقَاتِلُوهُمْ حَتَّى لَا تَكُونَ فِتْنَةٌ وَيَكُونَ الدِّينُ لِلَّهِ فَإِنِ انْتَهَوْا فَلَا عُدْوَانَ إِلَّا عَلَى الظَّالِمِينَ
Terjemahan : Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah (hambatan menjalankan agama) lagi dan (sehingga) agama itu hanya untuk Allah belaka. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim.(QS. 2:193)
SURAT AL-BAQARAH (2) Ayat 194
الشَّهْرُ الْحَرَامُ بِالشَّهْرِ الْحَرَامِ وَالْحُرُمَاتُ قِصَاصٌ ۚ فَمَنِ اعْتَدَىٰ عَلَيْكُمْ فَاعْتَدُوا عَلَيْهِ بِمِثْلِ مَا اعْتَدَىٰ عَلَيْكُمْ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ
Bulan haram dengan bulan haram, dan pada sesuatu yang patut dihormati, berlaku hukum qishaash. Oleh sebab itu barangsiapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia, seimbang dengan serangannya terhadapmu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah, bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa.
SURAT AL-BAQARAH (2) Ayat 195
الشَّهْرُ الْحَرَامُ بِالشَّهْرِ الْحَرَامِ وَالْحُرُمَاتُ قِصَاصٌ ۚ فَمَنِ اعْتَدَىٰ عَلَيْكُمْ فَاعْتَدُوا عَلَيْهِ بِمِثْلِ مَا اعْتَدَىٰ عَلَيْكُمْ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ
Bulan haram dengan bulan haram, dan pada sesuatu yang patut dihormati, berlaku hukum qishaash. Oleh sebab itu barangsiapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia, seimbang dengan serangannya terhadapmu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah, bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa.
SURAT AL-BAQARAH (2) Ayat 196
وَأَنْفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ ۛ وَأَحْسِنُوا ۛ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.
Dalam Islam perang diizinkan dengan syarat :
1. Membela diri karena diserang, ditindas atau diintimidasi.
2. Menjamin kebebasan menjalankan agama Islam
Berkaitan dengan tuduhan bahwa Islam disebarkan dengan pedang itu tidak benar.... Membebaskan suatu negeri dari pemimpin yang sewenang-wenang, yang memaksa rakyatnya memeluk suatu agama. Contoh umar bin khattab menaklukkan yerusalem dan sekitarnya dari pemerintahan Romawi. Tetapi setelah itu semua rakyat diayomi dan bebas memilih agama dan Umat Islam pun bebas berdakwah tanpa memaksa. Contoh lagi saat umar bin khattab mengutus Sa'ad bin waqash dalam perang Yarmuk....
dan yang diperangi adalah tentaranya bukan rakyat sipil.... Agama Islam sangat mengharamkan membunuh warga sipil, apalagi wanita dan anak2....... bahkan nabi sendiri melarang menghancurkan rumah Ibadah......kalo umat Islam mau pastilah saat menaklukkan yerussalem, gereja2 dan kuil2 yahudi pasti sudah dihancurkan......tapi kenyataannya Umar dengan tangannya sendiri membersihkan tembok ratapan kaum yahudi yang selama ini di larang oleh pemerintahan romawi......
Demikianlah bahwa perang dalam Islam haruslah dengan AKHLAK YANG TINGGI.
Adapun ketentuan perang dalam Islam :
1. Tidak boleh melampaui batas
2. Tidak boleh menyerang orang-orang yang lemah, perempuan, anak-anak dan orang sakit
3. Tidak boleh merusak tanaman, bangunan umum, binatang ternak.
4. Tidak boleh berperang disekitar masjidil haram, kecuali bila diserang
5. Tidak boleh memerangi musuh yang sudah menyerah.
Karena sesungguhnya Islam dalam berdakwah haruslah penuh dengan tutur kata yang lembut serta santun :
QS.16: 125. Serulah (manusia) pada jalan Tuhan-mu DENGAN HIKMAH & PELAJARAN YG BAIK DAN BANTAHLAH MEREKA DENGAN CARA YG BAIK . Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.
QS.3 Ali 'Imran:159. Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku LEMAH LEMBUT terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu .
Maka marilah saudaraku sesungguhnya Islam adalah agama rahmat untuk alam semesta....... bukan dengan cara yang melampaui batas........
Al Baqarah ayat 190 :
JANGANLAH KAMU MELAMPAUI BATAS (keterlaluan), karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
Wassalaam......


No comments:
Post a Comment