Thursday, November 22, 2012

DEMI YESUS PENDETA MARKUS BERDUSTA, MENGAKU BEKAS KETUA FPI




DEMI YESUS PENDETA  BERDUSTA, MENGAKU BEKAS KETUA FPI 
Situs kristenisasi berkedok Islam (www.isadanislam.com) betul-betul ironis. Sabda Yesus dalam Injil yang mereka sucikan justru disebarkan kebohongan pendeta. Setelah mengutip ayat Injil Yohanes 14:6 bahwa Yesus adalah satu-satunya jalan kebenaran, para misionaris itu memuji sosok pendeta Markus. 
Kalaupun di situs itu kesaksiannya sudah dihapus karena katahuan kebobrokannya kebohongan dan kebejatannya, maka anda masih bisa mendownloadnya di http://www.youtube.com/watch?v=uFVU_Vkg3Ho&playnext=1&list=PL67457DF96B461C59

tapi mungkin anda perlu mendownload beberapa file, karena terpotong-potong. dan sudah dipastikan semua yang ada disitus www.isadanislam.com........... penuh kebohongan dan bisa saya buktikan di tulisan saya yang lainnya.

Sang pendeta pembawa acara berkata :
“Agama apapun tidak dapat menyelamatkan. Isa Al-Masih adalah satu-satunya jalan menuju keselamatan. Hal inilah yang disampaikan oleh mantan pemimpin FPI, Mohammad Ali Markus. Ia bertobat pada tahun 2004 ketika mengalami perjumpaan  dengan Tuhan. Mohammad Ali adalah mantan laskar jihad di Ambon. Kemudian ia dipercaya untuk memimpin FPI di Jawa Timur. Dimasa tersebut Mohammad Ali adalah seorang yang tak kenal kompromi, bengis, licik, dan selalu membuat rencana untuk menghancurkan umat Kristen. Ia juga memiliki kemampuan masuk ke dalam dunia gaib. Dan disitulah ia bertemu dengan  Isa Almasih, ketika diperintahkan oleh gurunya untuk mengambil gole’an kencono (boneka emas, red) di alam gaib. Saat itu juga Mohammad Ali percaya bahwa itu adalah Isa Al-Masih atau Tuhan yang disembah oleh umat Kristen. 

Pujian itu sangat memalukan, karena dalam video kesaksian yang berjudul “Mantan Pemimpin FPI menerima Isa Al-Masih” yang ditayangkan dalam situs itu penuh dengan dusta. Kebohongan yang mencolok adalah ketika Pendeta Markus mengaku sebagai bekas FPI Jawa Timur.

Berikut pengakuan dustanya :
Pada saat itu di Jawa Timur masih kosong belum ada gerakan FPI sama sekali. Sehingga Habib Riski waktu itu memanggil saya. Disampaikan bahwa seluruh dewan pengurus yang ada di FPI meminta saya untuk memimpin, menjabat FPI di Jawa Timur. Karena tugas FPI ini harus diserahkan kepada orang yang punya  gelar habaib. Kalau tidak ada embel-embelnya habaib. Akhirnya saya pimpin. Karena pemimpin FPI harus memiliki banyak kriteria, salah satunya tidak pernah kenal kompromi sama sekali, bengis, licik dan picik. Pada tanggal 10 Januari tahun 2004 saya dilantik”.

Ceramah bagian ini lucu sekali. Lupakan cuap-cuap Pendeta Markus bahwa dirinya  didaulat menjadi Ketua FPI karena memenuhi kriteria menjadi ketua FPI yaitu bengis, licik, dan picik. Ketika menyebut Ketua Umum FPI Pusat, berulangkali Markus menyebutkannya dengan nama “Habib Riski”. Padahal semua orang tahu bahwa nama Ketua Umum FPI adalah Habib Rizieq Syihap Asy-Syafi’i.
Kesalahan kecil namun fatal ini membuktikan bahwa kesaksian Markus adalah kebohongan belaka. Dan yang pasti, seluruh masyarakat Jawa Timur  tahu bahwa Ketua FPI Jawa Timur adalah Habib Haidar Al-Hamid. Tak pernah ada Ketua FPI di seluruh Indonesia yang bernama  Habib Markus Ali Atamimi.
Jelaskan bahwa kriteria bengis, licik dan picik tak pernah ada dalam persyaratan Ketua FPI. Bahkan persyaratan anggota FPI saja tiga kriteria ini dilarang keras. Ketiga kriteria ini dilarang keras. Ketiga kriteria keji itu justru dimiliki Pendeta Markus, karena meneladani ayat Bibel. “Baiklah, aku sendiri tidak merupakan suatu beban bagi kamu, tetapi dalam  kelicikan aku telah menjerat kamu dengan tipu daya”(2 Korintus 12:16).



INILAH LELUCON BODOH PENDETA MARKUS
Sekilas  penampilan Pendeta Markus dalam Video yang diunggah di ########islam.com itu memang nampak meyakinkan. Pengakuan sebagai pendeta mantan habib didukung dengan jenggotnya yang tebal. Gaya pidatonya yang tenang pun menambah kesan indah ceramahnya. Tapi sepandai-pandai pendeta berakting, bangkai kebohongan tak bisa ditutupi. Inilah beberapa kebohongan pendeta dalam kesaksiannya. 

1.      Sumur Zamzam Ada di Madinah?
Berikut pengakuan pendeta pembohong yang mengaku bertahun-tahun tinggal di Arab :
“tetapi pada akhirnya ketika saya empat tahun di Madinah, hati saya tidak pernah damai, khususnya saya melihat suatu fenomena, dimana selama ini yang setiap tahun dibawa oleh orang-orang, baik itu naik haji maupun umroh yang disebut air zam-zam. Itu disana disumurnya itu ditulis dalam bahasa arab. 

Dan ketika saya ada di Madinah sana, saya melihat ada sebuah hal yang aneh, sumur yang dimana selama ini dipercaya sebagai sumber air kehidupan itu, ternyata di dalam sumur itu nggak ada airnya. Setetespun tidak pernah ada airnya. Lantas yang dibawa pulang naik haji itu apa? Ternyata selidik demi selidik selama saya empat tahun dididik di sana, itu di atas sumur itu ada sebuah dam pipa besar. Jadi air yang dibawa pulang oleh orang naik haji itu bukan dari sumur air yang itu tadi, tetapi air PDAM. Inikan sebuah kebohongan besar yang sudah diciptakan. 

Orang-orang yang berangkat haji itu sebenarnya tidak lebih dari sekedar ziarah dan tour saja. Setelah itu dia puter kabah, tujuh kali keliling ka’bah. Dia puter. Habis muter keliling ka’bah, tek tujuh kali keliling, setiap orang mencium Hajar Aswad. Ngambung Hajar Aswad iku lho rebutan. Hajar Aswad itu dihuni oleh 8.888 jin, yang dikepalai oleh satu jin yang namanya Huda Al-Fitiri. Ngambung jin iku lho rebutan. Nah, inikan mulai pikiran manusia ini perlu diperiksakan ke psikiater.  

Abaikan bualan Pendeta Markus bahwa hajar aswad dihuni kumpulan 8.888 jin yang dikepalai oleh jin yang bernama Huda Al-Fitiri. Tak perlu susah-susah mencari dari mana literatur istilah ini. Karena bisa dipastikan bahwa ceramah bagian ini seratus persen kebohongan. 
Buktinya, Markus berkala-kali menyebutkan  bahwa sumur Zamzam itu berada di kota Madinah. Padahal semua orang tahu bahwa sumur air Zamzam itu adanya di kota Mekkah, bukan Madinah. 

Pengakuan Markus bahwa dirinya pernah kuliah di universitas Madinah selama empat tahun pun murni kebohongan. Buktinya seluruh ungkapan bahasa Arab yang diucapkan tidak ada yang benar, semuanya salah. Misalnya: Kata “ruuhulloh” dibaca “roholulloh”, pada hal semua anak TK Islam tahu bahwa tidak ada yang bunyi “ho” dalam huruf Arab. Kata “hattaa” dibaca “haataa”, surat “az-zukhruf” dibaca “as-sukruf”, “an-nas” dibaca “Al-anas”, “kalimatulloh” dibaca khalimatulloh,” dan seterusnya. 

2.      Habib Palsu yang tak kenal Mekkah dan Kab’bah 
                Kebohongan Pendeta Markus berikutnya :

“Sumur itu tidak boleh dilihat oleh satupun juga. Jadi orang-orang  yang berangkat  naik haji itu hanya lihat dari pagar betis, sebagai mitos dia percaya bahwa sumur  itu mengeluarkan  sumber air kehidupan yang disebut air Zamzam. Yang boleh masuk ke sumur itu, melihat, yang boleh masuk ke dalam ka’bah, itu hanya ada dua turunan: Habaib dengan syekh. Ulama besarpun  tidak akan boleh  masuk kalau tidak mempunyai Habaib.”

Orang yang disebut Habaib itu bukan hanya sekedar orang Arab. Tidak semua orang Arab bisa disebut Habaib. Orang kalau berani memberikan nama Habaib berarti orang itu mempunyai faktor keturunan nabi Muhammad itu sendiri. Kebetulan kami sendiri dari keluarga Habaib, jadi kami mendapat izin respon positif untuk melihat sumur itu selama saya empat tahun disana. Apa yang terjadi? Jadi sumur yang besar itu, di salam sumur itu nggak ada airnya. Kosong dan kering!”

Lagi-lagi Pendeta Markus membual mengaku sebagai seorang habaib keturunan Nabi Muhammad SAW. orang Kristen boleh tepuk tangan memberikan aplaus mendengar ceramah itu, karena mereka tidak sadar telah dibodohi. Tapi semua orang Arab akan tertawa terpingkal-pingkal mendengar lelucon pendeta asal Bangil Jawa Timur Ini. Karena semua orang Arab tahu bahwa “At-Tamimi” itu bukan gelar untuk kalangan Habaib, tapi kalangan syeikh.

Kedustaan ini semakin mencolok ketika menyatakan orang tidak boleh masuk ke dalam Ka’bah kalau bukan dari kalangan Habaib. Padahal dunia tahu bahwa para presiden negara lain pun mendapat kehormatan untuk masuk ke dalam Ka’bah. Bukankah Presiden SBY dan Ibu Ani Yudhoyono, dan lain-lain diizinkan  masuk Ka’bah, meskipun bukan kalangan habaib?


3.      Mengaku Pendiri Laskar Jihad Bersama Jafar Umar Thalib
“Ketika Habis dari Madinah, saya keluar ke Afganistan. Saya dipersiapkan untuk menjadi laskar jihad, saya benar-benar dibentuk waktu itu yang ada di Ambon. Saya bersama Ustad Ja’far waktu itu. Karena laskar Jihad ini merupakan sebuah laskar yang dipersiapkan betul untuk menghadapi kelompok-kelompok orang Kristen”.
Ceramah kesaksian ini seperti mimpi di siang bolong, lagi-lagi Pendeta Markus berbohong. Semua orang tahu bahwa laskar jihad itu didirikan dan dideklarasikan pada tanggal 17 April tahun 2000 di Jakarta, bukan di Ambon. 


4.      Shalawat Palsu Buatan Habib Palsu 

               Orang muslim untuk belajar di timur tengah minimal harus hafal 3 juz Al Quran, lucunya lagi masa mengahafal shalawat sebanyak 2 baris aja ga hafal. Padahal shalawat itu dibaca setiap sholat. Anak SD aja bisa shalawat diwaktu sholat. Berikut pengakuan bohongnya :
“Setiap habis orang sholat, wajib hukumnya membaca solawat. Setiap orang habis ngaji, wajib hukumnya membaca solawat. Allohumma solli ala sayyidina muhammadin wa ala sayyidina muhammad ku anfusakum wa ahlikum naron.

Jangankan ulama, anak TK Islam tertawa mendengar ceramah kesaksian Pendeta Markus ini. Karena di TK sudah diajarkan bacaan sholawat Nabi yang benar “Allahumma Shalli’ala muhammadin wa ‘ala aali muhammad kama shallayta’ala ibrohim wa ‘ala aali ibrohim. “

Dari mana ada kalimat : ku anfusakum wa ahlikum naron ????
itu bukan shalawat, tapi potongan ayat Alquran surat At-Tahrim : ayat 6

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

 "Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan."

Ga pernah ada kami dalam sholat baca shalawat seperti yang diucapkan Pendeta Ali Markus ini, anak kecil bakal ketawa mendengar pengakuan bohong ini.

5. Isa AS koq artinya juru selamat ????
Katanya belajar di Madinah.....tapi koq ga paham bahasa Arab.
AS =
'alaihi = baginya
salam = keselamatan
bukan juru selamat !!! bahaya kalo diartikan begitu......berarti kalau kita jawab salam "'alaikum salam" = kamu juru selamat...........wah ngawaur....
"wa 'alaikum salam =
wa = dan
'alaikum = bagimu
salam = keselamatan

orang bakal ketawa kalo ngartiin begitu................... katanya belajar di Arab.....?????



Seseorang yang bodoh agamanya, pembohong, tak hafal doa sholawat dan buta bacaan huruf Arab, tapi berani ngaku sebagai seorang Habaib keturunan Nabi lulusan Universitas Madinah. Inilah tipuan terbesar pendeta Kristen. Umat Islam tidak akan goyah iman dengan kesaksian sampah pendeta Markus ini. Kasihan umat Kristen banyak yang percaya terhadap kesaksian sampah pendeta ini, padahal mereka tak sadar dibohongi Markus tapi tidak sadar. 

anda bisa baca versi penjelasan lain tentang ali markus, 

No comments:

Post a Comment

What do you think ? :-)