DEMI YESUS PENDETA BERDUSTA, MENGAKU BEKAS KETUA FPI
Situs kristenisasi berkedok Islam (www.isadanislam.com)
betul-betul ironis. Sabda Yesus dalam Injil yang mereka sucikan justru
disebarkan kebohongan pendeta. Setelah mengutip ayat Injil Yohanes 14:6 bahwa
Yesus adalah satu-satunya jalan kebenaran, para misionaris itu memuji sosok
pendeta Markus.
Kalaupun di situs itu kesaksiannya sudah dihapus karena katahuan kebobrokannya kebohongan dan kebejatannya, maka anda masih bisa mendownloadnya di http://www.youtube.com/watch?v=uFVU_Vkg3Ho&playnext=1&list=PL67457DF96B461C59
tapi mungkin anda perlu mendownload beberapa file, karena terpotong-potong. dan sudah dipastikan semua yang ada disitus www.isadanislam.com........... penuh kebohongan dan bisa saya buktikan di tulisan saya yang lainnya.
Sang pendeta pembawa acara berkata :
“Agama apapun tidak dapat menyelamatkan. Isa Al-Masih adalah satu-satunya
jalan menuju keselamatan. Hal inilah yang disampaikan oleh mantan pemimpin FPI,
Mohammad Ali Markus. Ia bertobat pada tahun 2004 ketika mengalami
perjumpaan dengan Tuhan. Mohammad Ali
adalah mantan laskar jihad di Ambon. Kemudian ia dipercaya untuk memimpin FPI
di Jawa Timur. Dimasa tersebut Mohammad Ali adalah seorang yang tak kenal
kompromi, bengis, licik, dan selalu membuat rencana untuk menghancurkan umat
Kristen. Ia juga memiliki kemampuan masuk ke dalam dunia gaib. Dan disitulah ia
bertemu dengan Isa Almasih, ketika
diperintahkan oleh gurunya untuk mengambil gole’an kencono (boneka emas, red)
di alam gaib. Saat itu juga Mohammad Ali percaya bahwa itu adalah Isa Al-Masih
atau Tuhan yang disembah oleh umat Kristen.
Pujian itu sangat memalukan, karena dalam video kesaksian yang berjudul
“Mantan Pemimpin FPI menerima Isa Al-Masih” yang ditayangkan dalam situs itu
penuh dengan dusta. Kebohongan yang mencolok adalah ketika Pendeta Markus
mengaku sebagai bekas FPI Jawa Timur.
Berikut pengakuan dustanya :
Pada saat itu di Jawa Timur masih kosong belum ada gerakan FPI sama
sekali. Sehingga Habib Riski waktu itu memanggil saya. Disampaikan bahwa seluruh
dewan pengurus yang ada di FPI meminta saya untuk memimpin, menjabat FPI di
Jawa Timur. Karena tugas FPI ini harus diserahkan kepada orang yang punya gelar habaib. Kalau tidak ada embel-embelnya
habaib. Akhirnya saya pimpin. Karena pemimpin FPI harus memiliki banyak
kriteria, salah satunya tidak pernah kenal kompromi sama sekali, bengis, licik
dan picik. Pada tanggal 10 Januari tahun 2004 saya dilantik”.
Ceramah bagian ini lucu sekali. Lupakan cuap-cuap Pendeta Markus bahwa
dirinya didaulat menjadi Ketua FPI
karena memenuhi kriteria menjadi ketua FPI yaitu bengis, licik, dan picik. Ketika
menyebut Ketua Umum FPI Pusat, berulangkali Markus menyebutkannya dengan nama
“Habib Riski”. Padahal semua orang tahu bahwa nama Ketua Umum FPI adalah Habib
Rizieq Syihap Asy-Syafi’i.
Kesalahan kecil namun fatal ini membuktikan bahwa kesaksian Markus adalah
kebohongan belaka. Dan yang pasti, seluruh masyarakat Jawa Timur tahu bahwa Ketua FPI Jawa Timur adalah Habib
Haidar Al-Hamid. Tak pernah ada Ketua FPI di seluruh Indonesia yang bernama Habib Markus Ali Atamimi.
Jelaskan bahwa kriteria bengis, licik dan picik tak pernah ada dalam
persyaratan Ketua FPI. Bahkan persyaratan anggota FPI saja tiga kriteria ini
dilarang keras. Ketiga kriteria ini dilarang keras. Ketiga kriteria keji itu
justru dimiliki Pendeta Markus, karena meneladani ayat Bibel. “Baiklah, aku
sendiri tidak merupakan suatu beban bagi kamu, tetapi dalam kelicikan aku telah menjerat kamu dengan tipu
daya”(2 Korintus 12:16).
INILAH LELUCON
BODOH PENDETA MARKUS
Sekilas penampilan Pendeta Markus
dalam Video yang diunggah di ########islam.com itu memang nampak meyakinkan.
Pengakuan sebagai pendeta mantan habib didukung dengan jenggotnya yang tebal.
Gaya pidatonya yang tenang pun menambah kesan indah ceramahnya. Tapi
sepandai-pandai pendeta berakting, bangkai kebohongan tak bisa ditutupi. Inilah
beberapa kebohongan pendeta dalam kesaksiannya.
1.
Sumur Zamzam Ada di Madinah?
Berikut pengakuan pendeta pembohong yang mengaku bertahun-tahun tinggal di Arab :
“tetapi pada
akhirnya ketika saya empat tahun di Madinah, hati saya tidak pernah damai,
khususnya saya melihat suatu fenomena, dimana selama ini yang setiap tahun
dibawa oleh orang-orang, baik itu naik haji maupun umroh yang disebut air
zam-zam. Itu disana disumurnya itu ditulis dalam bahasa arab.
Dan ketika saya ada
di Madinah sana, saya melihat ada sebuah hal yang aneh, sumur yang dimana
selama ini dipercaya sebagai sumber air kehidupan itu, ternyata di dalam sumur
itu nggak ada airnya. Setetespun tidak pernah ada airnya. Lantas yang dibawa
pulang naik haji itu apa? Ternyata selidik demi selidik selama saya empat tahun
dididik di sana, itu di atas sumur itu ada sebuah dam pipa besar. Jadi air yang
dibawa pulang oleh orang naik haji itu bukan dari sumur air yang itu tadi,
tetapi air PDAM. Inikan sebuah kebohongan besar yang sudah diciptakan.
Orang-orang yang
berangkat haji itu sebenarnya tidak lebih dari sekedar ziarah dan tour saja.
Setelah itu dia puter kabah, tujuh kali keliling ka’bah. Dia puter. Habis muter
keliling ka’bah, tek tujuh kali keliling, setiap orang mencium Hajar Aswad.
Ngambung Hajar Aswad iku lho rebutan. Hajar Aswad itu dihuni oleh 8.888 jin,
yang dikepalai oleh satu jin yang namanya Huda Al-Fitiri. Ngambung jin iku lho
rebutan. Nah, inikan mulai pikiran manusia ini perlu diperiksakan ke psikiater.
Abaikan bualan
Pendeta Markus bahwa hajar aswad dihuni kumpulan 8.888 jin yang dikepalai oleh
jin yang bernama Huda Al-Fitiri. Tak perlu susah-susah mencari dari mana
literatur istilah ini. Karena bisa dipastikan bahwa ceramah bagian ini seratus
persen kebohongan.
Buktinya, Markus
berkala-kali menyebutkan bahwa sumur
Zamzam itu berada di kota Madinah. Padahal semua orang tahu bahwa sumur air
Zamzam itu adanya di kota Mekkah, bukan Madinah.
Pengakuan Markus
bahwa dirinya pernah kuliah di universitas Madinah selama empat tahun pun murni
kebohongan. Buktinya seluruh ungkapan bahasa Arab yang diucapkan tidak ada yang
benar, semuanya salah. Misalnya: Kata “ruuhulloh” dibaca “roholulloh”, pada hal
semua anak TK Islam tahu bahwa tidak ada yang bunyi “ho” dalam huruf Arab. Kata
“hattaa” dibaca “haataa”, surat “az-zukhruf” dibaca “as-sukruf”, “an-nas”
dibaca “Al-anas”, “kalimatulloh” dibaca khalimatulloh,” dan seterusnya.
2.
Habib Palsu yang tak kenal Mekkah dan Kab’bah
Kebohongan Pendeta Markus berikutnya :
“Sumur itu tidak
boleh dilihat oleh satupun juga. Jadi orang-orang yang berangkat naik haji itu hanya lihat dari pagar betis,
sebagai mitos dia percaya bahwa sumur
itu mengeluarkan sumber air kehidupan
yang disebut air Zamzam. Yang boleh masuk ke sumur itu, melihat, yang boleh
masuk ke dalam ka’bah, itu hanya ada dua turunan: Habaib dengan syekh. Ulama
besarpun tidak akan boleh masuk kalau tidak mempunyai Habaib.”
Orang yang disebut
Habaib itu bukan hanya sekedar orang Arab. Tidak semua orang Arab bisa disebut
Habaib. Orang kalau berani memberikan nama Habaib berarti orang itu mempunyai
faktor keturunan nabi Muhammad itu sendiri. Kebetulan kami sendiri dari
keluarga Habaib, jadi kami mendapat izin respon positif untuk melihat sumur itu
selama saya empat tahun disana. Apa yang terjadi? Jadi sumur yang besar itu, di
salam sumur itu nggak ada airnya. Kosong dan kering!”
Lagi-lagi Pendeta
Markus membual mengaku sebagai seorang habaib keturunan Nabi Muhammad SAW.
orang Kristen boleh tepuk tangan memberikan aplaus mendengar ceramah itu,
karena mereka tidak sadar telah dibodohi. Tapi semua orang Arab akan tertawa
terpingkal-pingkal mendengar lelucon pendeta asal Bangil Jawa Timur Ini. Karena
semua orang Arab tahu bahwa “At-Tamimi” itu bukan gelar untuk kalangan Habaib,
tapi kalangan syeikh.
Kedustaan ini
semakin mencolok ketika menyatakan orang tidak boleh masuk ke dalam Ka’bah kalau
bukan dari kalangan Habaib. Padahal dunia tahu bahwa para presiden negara lain
pun mendapat kehormatan untuk masuk ke dalam Ka’bah. Bukankah Presiden SBY dan
Ibu Ani Yudhoyono, dan lain-lain diizinkan
masuk Ka’bah, meskipun bukan kalangan habaib?
3.
Mengaku Pendiri Laskar Jihad Bersama Jafar Umar
Thalib
“Ketika Habis dari
Madinah, saya keluar ke Afganistan. Saya dipersiapkan untuk menjadi laskar
jihad, saya benar-benar dibentuk waktu itu yang ada di Ambon. Saya bersama
Ustad Ja’far waktu itu. Karena laskar Jihad ini merupakan sebuah laskar yang
dipersiapkan betul untuk menghadapi kelompok-kelompok orang Kristen”.
Ceramah kesaksian
ini seperti mimpi di siang bolong, lagi-lagi Pendeta Markus berbohong. Semua
orang tahu bahwa laskar jihad itu didirikan dan dideklarasikan pada tanggal 17
April tahun 2000 di Jakarta, bukan di Ambon.
4.
Shalawat Palsu Buatan Habib Palsu
Orang muslim untuk belajar di timur tengah minimal harus hafal 3 juz Al Quran, lucunya lagi masa mengahafal shalawat sebanyak 2 baris aja ga hafal. Padahal shalawat itu dibaca setiap sholat. Anak SD aja bisa shalawat diwaktu sholat. Berikut pengakuan bohongnya :
“Setiap habis orang
sholat, wajib hukumnya membaca solawat. Setiap orang habis ngaji, wajib
hukumnya membaca solawat. Allohumma solli ala sayyidina muhammadin wa ala
sayyidina muhammad ku anfusakum wa ahlikum naron.”
Jangankan ulama,
anak TK Islam tertawa mendengar ceramah kesaksian Pendeta Markus ini. Karena di
TK sudah diajarkan bacaan sholawat Nabi yang benar “Allahumma Shalli’ala
muhammadin wa ‘ala aali muhammad kama shallayta’ala ibrohim wa ‘ala aali
ibrohim. “
Dari mana ada kalimat : ku anfusakum wa ahlikum naron ????
itu bukan shalawat, tapi potongan ayat Alquran surat At-Tahrim : ayat 6
Ga pernah ada kami dalam sholat baca shalawat seperti yang diucapkan Pendeta Ali Markus ini, anak kecil bakal ketawa mendengar pengakuan bohong ini.
5. Isa AS koq artinya juru selamat ????
Katanya belajar di Madinah.....tapi koq ga paham bahasa Arab.
AS =
'alaihi = baginya
salam = keselamatan
bukan juru selamat !!! bahaya kalo diartikan begitu......berarti kalau kita jawab salam "'alaikum salam" = kamu juru selamat...........wah ngawaur....
"wa 'alaikum salam =
wa = dan
'alaikum = bagimu
salam = keselamatan
orang bakal ketawa kalo ngartiin begitu................... katanya belajar di Arab.....?????
Dari mana ada kalimat : ku anfusakum wa ahlikum naron ????
itu bukan shalawat, tapi potongan ayat Alquran surat At-Tahrim : ayat 6
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ
"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan."Ga pernah ada kami dalam sholat baca shalawat seperti yang diucapkan Pendeta Ali Markus ini, anak kecil bakal ketawa mendengar pengakuan bohong ini.
5. Isa AS koq artinya juru selamat ????
Katanya belajar di Madinah.....tapi koq ga paham bahasa Arab.
AS =
'alaihi = baginya
salam = keselamatan
bukan juru selamat !!! bahaya kalo diartikan begitu......berarti kalau kita jawab salam "'alaikum salam" = kamu juru selamat...........wah ngawaur....
"wa 'alaikum salam =
wa = dan
'alaikum = bagimu
salam = keselamatan
orang bakal ketawa kalo ngartiin begitu................... katanya belajar di Arab.....?????
Seseorang yang
bodoh agamanya, pembohong, tak hafal doa sholawat dan buta bacaan huruf Arab,
tapi berani ngaku sebagai seorang Habaib keturunan Nabi lulusan Universitas
Madinah. Inilah tipuan terbesar pendeta Kristen. Umat Islam tidak akan goyah
iman dengan kesaksian sampah pendeta Markus ini. Kasihan umat Kristen banyak
yang percaya terhadap kesaksian sampah pendeta ini, padahal mereka tak sadar
dibohongi Markus tapi tidak sadar.
anda bisa baca versi penjelasan lain tentang ali markus,

No comments:
Post a Comment